Bayangkan sedang bekerja di gudang, restoran, atau dapur produksi yang panasnya bikin keringetan terus. Suasana jadi gak nyaman, kerjaan melambat, dan pelanggan pun bisa kabur karena gerah.
Sekilas, kipas rumah dan kipas industri terlihat sama karena keduanya berfungsi menggerakkan udara. Namun, perbedaan keduanya sangat mendasar, baik dari sisi fungsi, material, hingga daya tahannya. Mengetahui perbedaan ini penting agar tidak salah memilih produk sesuai kebutuhan.
Konsep dasar dari menentukan jumlah exhaust fan sesuai kebutuhan serta perhitungan CMH nya yaitu, volume bangunan atau gedung dikali dengan berapa pertukaran udara per-jam nya, lalu dibagi dengan kapasitas kipas / exhaust fan yang dikehendaki. Berapa pertukaran udara per-jam nya (atau Bahasa inggris nya, Air exchange per hour atau disingkat ACH) tergantung dari tipe dan penggunaan gedung terkait, dapat dilihat pada tabel yang akan disertakan nanti.